Budaya

Mengolok-Olok Penyair?

Banyak penyair meramal, puisi akan sampai pada stagnasi. Penyair akan meninggalkan puisi, dan puisi akan mati. Menurut saya yang akan…

Read More »

Bahasa Nyai Nikita

Nikita Mirzani pastinya bukan Sapardi Djoko Damono atau Afrizal Malna. Bukan penyair berbahasa lebay/arogan meninggi di mata rakyat. Dia, Nikita…

Read More »

Menggugat Tuhan

Cerpen : Indriastuti Martarini Ika baru saja  menyelimuti tubuhnya dan membenamkan wajahnya di bantal, ketika dia mendengar ketukan halus dari…

Read More »

Plastisitas Puisi-Puisi Kristi Rahma

Dari penyair muda Kristi Rahma, setidaknya kita menemukan bukti bahwa memilih diksi yang plastis tak melulu didominasi penyair dengan nama…

Read More »

Kapitalisme Dibunuh Korona atau Bunuhdiri?

Filsuf muda asal Semarang Martin Suryajaya menulis cukup menarik tentang Korona. “Membayangkan Ekonomi Dunia Setelah Korona”, judul tulisannya, perlu diberi…

Read More »

Subyektivitas Terjemahan dalam Kur 267 Kasmaran Ayat Pujangga

Ada yang menarik dari sastra Tegal. Kota yang sudah melahirkan banyak penulis dan sastrawan yang akhirnya mewarnai (atau bahkan menguasai?)…

Read More »

Merayakan Kegembiraan Penyair

Gairah seorang penyair adalah ketika ia mampu menulis puisi. Seburuk atau sesempurna apapun, ketika menuliskannya pasti diliputi kegairahan. Baik buruk…

Read More »

Dongeng Baru Bernama Puisi

Fiksi terkini berkembang sangat pesat. Reproduksi karya mengalami titik kemudahan dan mendekati puncak keramaian. Media sosial menjadi ruang reproduksi yang…

Read More »

Pemahlawanan yang Ceroboh

Penyair-penyair muda lahir dan terus mencoba bergulat dengan kata. Upaya memilih idiom untuk menyampaikan hal-hal biasa, menjadi sangat asyik. Barangkali…

Read More »

Profan-Sakral Bergantian di Dunia Rapina Semesta

Tak banyak penyair muda berbicara tentang kematian. Selalu berbicara semangat, perbaikan diri. Namun hanya sedikit yang berbicara tentang kematian. Rapina…

Read More »
Back to top button
Close